KONFIGURASI JARINGAN
Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam
bit/detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps), antara
server dan client dalam waktu tertentu, seperti ilustrasi diatas,
semakin banyak data yang ditransfer maka semakin besar pula
bandwidthnya.
FREKUENSI
Frekuensi adalah ukuran jumlah putaran ulang per peristiwa dalam satuan
detik dengan satuan Hz. Bandiwidth biasanya dilihat dalam bentuk
gelombang frekuensi. pada ilustrasi diatas terdapat kanal frekuensi
yaitu pada garis bawah yang terdapat angka dibawahnya. dan kanal
tersebut sudah ditetapkan.
Line of Sight
Line of sight adalah suatu teknik pentransmisian sinyal dimana antara dua terminal yang saling berhubungan benar-benar tidak ada obstacle yang menghalanginya (bebas pandang) sehingga sinyal dari pengirim dapat langsung mengarah dan diterima di sisi penerima.
Keuntungan dari sebuah jaringan wireless ad-hoc:
1. Jaringan wireless Ad-Hoc sangat sederhana dalam men-setup nya. Tancapkan adapter wireless ke pada laptop / computer, configure softwarenya, dan andapun sudah bisa melakukan komunikasi antar laptop.
2. Jaringan Ad-Hoc adalah murah karena anda tidak memerlukan sebuah wireless access point.
3. Jaringan Ad-Hoc adalah cepat. Rate throughputnya antar adapter dua kali lebih cepat daripada anda menggunakan wireless access point dalam topology infrastcruture.
2. Kemudian pilih Network and Internet.
3. Pilih Network and Sharing Center.
4. Pada Change your network pilih ”setup a new connection network”.
5. Pada bagian bawah terdapat Setup a wireless Ad-Hoc(Computer to Computer)Network.
6. Selanjutnya klik next.
7. Isilah Ad-Hoc Network anda sesuai dengan keinginan.
8. Lalu close dan lihat kembali signal wifi connection jika berhasil akan terlihat signal wifi.
9. Untuk device lain menyabung ke Ad-Hoc, Caranya seperti menggunakan hospot.
Jaringan Infrastcruture memungkinkan anda untuk melakukan beberapa hal, diantaranya:
1. Terhubung kepada jaringan kabel LAN. Sebuah wireless access point memungkinkan anda memperluas jaringan LAN anda dengan kemampuan koneksi secara wireless. Komputer pada jaringan kabel dan komputer dengan koneksi wireless bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Hal ini lah yang menjadi kekuatan utama dari topology wireless infrastructure.
2. Memperluas jangkauan wireless anda. Dengan jalan meletakkan sebuah wireless access point diantara dua wireless adapters memperpanjang jangkauan menjadi dua kali lipat.
3. Menggunakan kemampuan roaming. Jika anda menggunakan beberapa wireless access point seperti halnya dalam sebuah kantor yang besar atau rumah yang sangat luas, user bisa melakukan roaming antara dua cell access point yang saling terikat, tanpa harus kehilangan koneksi kepada jaringan walau melompat dari satu access point ke access point lainnya. Modus dari wireless access point dengan kemampuan roaming seperti ini disebut WDS (wireless distribution system).
4. Dengan infrastructure topology, anda bisa berbagi sambungan internet. Mungkin perangkat yang sangat praktis untuk berbagi sambungan internet broadband darisambungan ADSL adalah wireless modem-router yaitu wireless router / gateway yang mempunyai built-in modem ADSL seperti DSL-2640 dari D-Link atau Netgear DGND2000.
2. Hubungkan kabel AC power ke socket power di bagian belakang access point.
3. Hubungkan juga kabel RJ-45 straight dari PC atau laptop ke salah satu port LAN di access point.
4. Setting IP address pada PC menjadi seperti berikut.
5. Buka web browser (mozilla, chrome, IE) dan pastikan proxy server tidak aktif.
6. Ketikkan 192.168.1.1 pada address bar.
7. Login ke console dengan username dan password 'admin' (tanpa tanda petik).
8. Buka tab Basic, sesuaikan range IP address yang ingin digunakan pada DHCP Server.
9. Sesuaikan juga SSID, channel, serta security yang diinginkan.
10. Klik tombol save pada bagian bawah untuk menyimpan settingan.
11. Setting access point sudah selesai, sekarang coba koneksi ke access point tersebut. Lihat apakah SSID sudah muncul di wireless connection bar.
12. Untuk melakukan koneksi ke SSID masukkan password yang sudah diset di awal.
13. Cek pada laptop anda apakah sudah mendapat ip DHCP dari access point.
14. Selanjutnya jaringan mode infrastruktur tersebut dapat digunakan untuk berbagi sumber daya yang dimiliki.
FREKUENSI
Line of Sight
Line of sight adalah suatu teknik pentransmisian sinyal dimana antara dua terminal yang saling berhubungan benar-benar tidak ada obstacle yang menghalanginya (bebas pandang) sehingga sinyal dari pengirim dapat langsung mengarah dan diterima di sisi penerima.
Jenis Jenis Topologi Jaringan Nirkabel
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara
unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.
Menurut standar IEEE untuk WLAN ada dua model topologi utama, yaitu:
1. Jaringan Ad Hoc
Jaringan Ad Hoc merupakan suatu jaringan yang terdiri dari dua atau lebih piranti wireless yang berkomunikasi secara langsung satu sama lain. Sinyal yang dihasilkan oleh interface adapter Jaringan Wifi adalah berarah Omni keluar ke rentang jangkauan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, dan juga sifat dari piranti yang terlibat.Keuntungan dari sebuah jaringan wireless ad-hoc:
1. Jaringan wireless Ad-Hoc sangat sederhana dalam men-setup nya. Tancapkan adapter wireless ke pada laptop / computer, configure softwarenya, dan andapun sudah bisa melakukan komunikasi antar laptop.
2. Jaringan Ad-Hoc adalah murah karena anda tidak memerlukan sebuah wireless access point.
3. Jaringan Ad-Hoc adalah cepat. Rate throughputnya antar adapter dua kali lebih cepat daripada anda menggunakan wireless access point dalam topology infrastcruture.
Cara Menkonfigurasi Jaringan Ad-Hoc :
1. Pergi ke Control Panel.2. Kemudian pilih Network and Internet.
3. Pilih Network and Sharing Center.
4. Pada Change your network pilih ”setup a new connection network”.
5. Pada bagian bawah terdapat Setup a wireless Ad-Hoc(Computer to Computer)Network.
6. Selanjutnya klik next.
7. Isilah Ad-Hoc Network anda sesuai dengan keinginan.
8. Lalu close dan lihat kembali signal wifi connection jika berhasil akan terlihat signal wifi.
9. Untuk device lain menyabung ke Ad-Hoc, Caranya seperti menggunakan hospot.
2. Jaringan Infrastructure
Jaringan infrastructure merupakan jaringan yang menggunakan suatu piranti Wifi yang disebut Access Point (AP) sebagai suatu bridge antara piranti wireless dan jaringan kabel standard. Konsep jaringan infrastruktur dimana untuk membangun jaringan ini diperlukan wireless lan sebagai pusat.Jaringan Infrastcruture memungkinkan anda untuk melakukan beberapa hal, diantaranya:
1. Terhubung kepada jaringan kabel LAN. Sebuah wireless access point memungkinkan anda memperluas jaringan LAN anda dengan kemampuan koneksi secara wireless. Komputer pada jaringan kabel dan komputer dengan koneksi wireless bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Hal ini lah yang menjadi kekuatan utama dari topology wireless infrastructure.
2. Memperluas jangkauan wireless anda. Dengan jalan meletakkan sebuah wireless access point diantara dua wireless adapters memperpanjang jangkauan menjadi dua kali lipat.
3. Menggunakan kemampuan roaming. Jika anda menggunakan beberapa wireless access point seperti halnya dalam sebuah kantor yang besar atau rumah yang sangat luas, user bisa melakukan roaming antara dua cell access point yang saling terikat, tanpa harus kehilangan koneksi kepada jaringan walau melompat dari satu access point ke access point lainnya. Modus dari wireless access point dengan kemampuan roaming seperti ini disebut WDS (wireless distribution system).
4. Dengan infrastructure topology, anda bisa berbagi sambungan internet. Mungkin perangkat yang sangat praktis untuk berbagi sambungan internet broadband darisambungan ADSL adalah wireless modem-router yaitu wireless router / gateway yang mempunyai built-in modem ADSL seperti DSL-2640 dari D-Link atau Netgear DGND2000.
Cara Mengkonfigurasi Infrastructure :
1. Siapkan komponen yang paling penting, yaitu Access Point.2. Hubungkan kabel AC power ke socket power di bagian belakang access point.
3. Hubungkan juga kabel RJ-45 straight dari PC atau laptop ke salah satu port LAN di access point.
4. Setting IP address pada PC menjadi seperti berikut.
5. Buka web browser (mozilla, chrome, IE) dan pastikan proxy server tidak aktif.
6. Ketikkan 192.168.1.1 pada address bar.
7. Login ke console dengan username dan password 'admin' (tanpa tanda petik).
8. Buka tab Basic, sesuaikan range IP address yang ingin digunakan pada DHCP Server.
9. Sesuaikan juga SSID, channel, serta security yang diinginkan.
10. Klik tombol save pada bagian bawah untuk menyimpan settingan.
11. Setting access point sudah selesai, sekarang coba koneksi ke access point tersebut. Lihat apakah SSID sudah muncul di wireless connection bar.
12. Untuk melakukan koneksi ke SSID masukkan password yang sudah diset di awal.
13. Cek pada laptop anda apakah sudah mendapat ip DHCP dari access point.
14. Selanjutnya jaringan mode infrastruktur tersebut dapat digunakan untuk berbagi sumber daya yang dimiliki.




Komentar
Posting Komentar